Rabu, 21 Mei 2014

Empat Puluh Tujuh Jemari (Dalam Antologi Cinta di Balik Hujan, 2014)



Empat puluh tujuh jemari ada di genggammu
Telah kau rapatkan bahkan kau kepalkan
Empat puluh tujuh jemari. Jemariku.
Empat puluh tujuh jemariku membelai garis tanganmu
Mengenang senyum semu mentari, tangis langit,
Dan tenang lembayung senja

Empat puluh tujuh jemari yang tidak pernah
Aku minta untuk kau genggam
Tidak dapat kuelakkan kini rekat di genggammu

Empat puluh tujuh jemari membelai kenangan
Empat puluh tujuh jemari mendobrak kesenduan
Empat puluh tujuh jemari melekat selekat lekatnya
Ingatan, perasaan, harapan...

Empat puluh tujuh jemari yang runtut mengurut tanggal
Sampai dengan hari ini aku dapat melihatmu kembali
Empat puluh tujuh jemari itu masih lekat di genggammu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar